Kardus yang Bertanya “Mau ke Mana?”
Rowan dan Bun naik satu kardus ke mana-mana. Ada berapa banyak tempat di dalam satu kardus kosong?
23 pages · Ages 2-4 · ID
Kardus yang Bertanya “Mau ke Mana?”

Kardus yang Bertanya “Mau ke Mana?”
Untuk setiap kardus yang tidak pernah cuma kardus.
Isinya apa saja?
Kardus Mengetuk Di Dalam Biru Melayang di Atas Hijau Terbang ke Bulan
Ada Kardus di Dekat Pintu

Ada kardus besar di dekat pintu. Kosong. Sepi. Lalu, tok, tok! Satu tutupnya berbunyi.
Kardus, Kardus, Mau ke Mana?

Rowan naik ke dalam kardus bersama Bun. “Kardus, kardus, mau ke mana?” Karpetnya mulai bergetar. Tut-tut-tuuut, cuk-cuk-cuk!
Lewat Negeri Bantal

Kereta kardus berjalan lewat bukit-bukit bantal. Lewat jembatan penggaris, lalu terowongan di bawah dua kursi. Telinga panjang Bun terbang ke belakang.
Pemberhentian Terakhir: Sofa

Cuk… cuk… berhenti. Kardus menabrak sofa pelan-pelan. Rowan nyengir. “Lagi, yuk. Ke tempat baru.”
Menyelam, Kardus Kecil

“Kardus, kardus, mau ke mana?” Ombak selimut biru naik tinggi. Kardusnya jadi kapal selam. Turun, turun, turun mereka pergi.
Lemari Karang

Kapal selam kecil itu lewat di antara karang cangkir dan ikan sendok. Gurita kaus kaki melambaikan delapan tangan yang lemas. Bun melambaikan satu telinga yang lemas.
Ada Paus di Atas

Seekor paus biru besar berenang di atas kotak. Wuuusssh! Bayangannya menutupi karang. Rowan dan Bun diam saja, tidak bergerak.
Gelembung, Naik Lagi

Blub, blub, blub. Kotak naik lewat seribu gelembung. Pop! Muncul di dekat pulau keranjang cucian.
Terbang di Antara Hijau

“Kotak, kotak, mau ke mana?” Dua syal terbentang jadi sayap. Kotak berubah jadi kapal udara. Mereka terbang naik ke antara daun hijau.
Burung Beo di Dekat Jendela

Burung beo merah, biru, dan kuning terbang di samping mereka. Di bawah, monyet mainan menyeberang di tali dari lampu ke tanaman.
Hujan di Atas Pohon

Tik-tik-tik, hujan jatuh di atas kotak. Daun-daun besar membuka di bawah. Setiap tetes bikin dunia hijau berkilau.
Mendarat di Gunung Bantal

Kapal udara melayang turun. Bluk! Mendarat di bantal sofa yang paling besar. Bun menggelinding keluar sambil tertawa.
Bintang di Langit-Langit

“Kotak, kotak, mau ke mana?” Ruangan jadi gelap. Bintang kertas bersinar di atas. Kotak berubah jadi roket ke bulan.
Melewati Planet Kaus Kaki

Wuusss! Mereka melewati planet kaus kaki yang belang-belang. Ada bulan dari saringan, dan komet berekor syal. Rumah kelihatan kecil dan hangat di bawah sana.
Piknik di Bulan

Kotak mendarat di bulan selimut putih. Rowan membagi dua biskuit. Satu untuk Rowan, satu untuk Bun. Lampu Bumi bersinar di dekat mereka.
Tempat Paling Enak

Bintang-bintang mulai mengantuk. Kotak pulang ke rumah. Dengan satu selimut dan dua bantal, kotak jadi rumah kecil yang hangat. "Di sini," bisik Rowan.
Ayo, Ingat-ingat Lagi
Kata-kata Baru
Dari Mana Cerita Ini
Cerita ini karangan asli, isinya main pura-pura saja. Rowan tidak pernah keluar dari ruang tamu. Barang-barang yang kita kenal tetap kelihatan, supaya adik-adik tahu mana yang pura-pura. Kereta, laut, hutan, dan bulan itu bukan yang sungguhan. Kotak kardusnya punya lubang tangan yang lebar, dan mainnya ditemani orang dewasa.
Tamat
Perjalananmu berikutnya mungkin sedang menunggu di dalam kardus, di bawah selimut, atau di antara dua bantal sofa.