Saat Bayang-Bayang Beres-Beres

Gamelan berbunyi, “Gonggg...” lalu diam.

Ages 3-4 - 1 minute read - gentle - ID

Reviewed for child-safety · gentle by design · How our stories are made

Published 2026-09-02T08:18:05.618241

Storybook cover for Saat Bayang-Bayang Beres-Beres

Read-aloud note

Bacakan pelan, beri jeda pada gambar, lalu kecilkan suara di akhir cerita.

Story

Gamelan berbunyi, “Gonggg...” lalu diam. Penonton pulang. Dalang memadamkan sebagian lampu dan menutup pintu. Di balik layar, Si Rusa membuka satu mata. “Sudah sepi?” bisiknya.

Si Rusa menggeliat ke kiri. Sang Putri menggeliat ke kanan. Si Burung mengepak pelan—kepak, kepak! Bayangan mereka ikut memanjang di layar. “Ahhh,” desah mereka. “Enak sekali!”

Di layar ada debu berkilau. Si Burung menyapunya dengan ujung sayap. Si Rusa mengumpulkan kelopak bunga. Sang Putri menggulung kain merah—gulung, gulung, rapi! Debu menari sebentar, lalu hilang.

Ups! Ada satu noda hitam di tengah layar. Si Rusa menggosok. Belum hilang. Sang Putri membantu. Masih ada. Si Burung ikut mendorong kain lap. Gosok bersama—sret, sret, sret! Nodanya pun lenyap.

Layar kini bersih. Kain merah tergulung rapi. Si Rusa, Sang Putri, dan Si Burung kembali ke tempatnya. Mereka membungkuk sekali kepada layar yang sunyi. Lalu fajar masuk, hangat dan keemasan. Para wayang pun diam lagi—rapi, tenang, dan siap untuk cerita berikutnya.

Scenes

Pertunjukan Selesai

Gamelan berbunyi, “Gonggg...” lalu diam. Penonton pulang. Dalang memadamkan sebagian lampu dan menutup pintu. Di balik layar, Si Rusa membuka satu mata. “Sudah sepi?” bisiknya.

Gamelan berbunyi, “Gonggg...” lalu diam. Penonton pulang. Dalang memadamkan sebagian lampu dan menutup pintu. Di balik layar, Si Rusa membuka satu mata. “Sudah sepi?” bisiknya.

Regang ke Kiri, Regang ke Kanan

Si Rusa menggeliat ke kiri. Sang Putri menggeliat ke kanan. Si Burung mengepak pelan—kepak, kepak! Bayangan mereka ikut memanjang di layar. “Ahhh,” desah mereka. “Enak sekali!”

Si Rusa menggeliat ke kiri. Sang Putri menggeliat ke kanan. Si Burung mengepak pelan—kepak, kepak! Bayangan mereka ikut memanjang di layar. “Ahhh,” desah mereka. “Enak sekali!”

Debu Kecil Menari

Di layar ada debu berkilau. Si Burung menyapunya dengan ujung sayap. Si Rusa mengumpulkan kelopak bunga. Sang Putri menggulung kain merah—gulung, gulung, rapi! Debu menari sebentar

Di layar ada debu berkilau. Si Burung menyapunya dengan ujung sayap. Si Rusa mengumpulkan kelopak bunga. Sang Putri menggulung kain merah—gulung, gulung, rapi! Debu menari sebentar, lalu hilang.

Satu Noda Membandel

Ups! Ada satu noda hitam di tengah layar. Si Rusa menggosok. Belum hilang. Sang Putri membantu. Masih ada. Si Burung ikut mendorong kain lap. Gosok bersama—sret, sret, sret! Nodany

Ups! Ada satu noda hitam di tengah layar. Si Rusa menggosok. Belum hilang. Sang Putri membantu. Masih ada. Si Burung ikut mendorong kain lap. Gosok bersama—sret, sret, sret! Nodanya pun lenyap.

Layar Siap Bermimpi

Layar kini bersih. Kain merah tergulung rapi. Si Rusa, Sang Putri, dan Si Burung kembali ke tempatnya. Mereka membungkuk sekali kepada layar yang sunyi. Lalu fajar masuk, hangat da

Layar kini bersih. Kain merah tergulung rapi. Si Rusa, Sang Putri, dan Si Burung kembali ke tempatnya. Mereka membungkuk sekali kepada layar yang sunyi. Lalu fajar masuk, hangat dan keemasan. Para wayang pun diam lagi—rapi, tenang, dan siap untuk cerita berikutnya.

Read-aloud note

Bacakan pelan, beri jeda pada gambar, lalu kecilkan suara di akhir cerita.