Selamat Malam, Gong Kecil

Latihan sudah selesai.

Ages 3-4 - 1 minute read - gentle - ID

Reviewed for child-safety · gentle by design · How our stories are made

Published 2026-09-02T08:16:47.299741

Storybook cover for Selamat Malam, Gong Kecil

Read-aloud note

Bacakan pelan, beri jeda pada gambar, lalu kecilkan suara di akhir cerita.

Story

Latihan sudah selesai. Para pemain pulang, dan malam masuk ke pendopo. Namun gamelan masih berkilau dan bergumam, “Belum bisa tidur. Belum semua gong bilang selamat malam.”

Bonang membungkuk kecil. “Selamat malam,” katanya, tong, ting, tong. Kenong menjawab dari tengah. “Selamat malam,” katanya, nong... nong... Gamelan menguap sedikit. Tetapi belum tidur.

Kempul bergoyang pelan. “Selamat malam,” bunyinya, pulung... Gong besar menarik napas panjang. “Selamat malam,” bunyinya, goooooong... Atap pendopo ikut bergetar. Nah, apakah sekarang semua sudah selesai? Belum. Masih ada suara kecil yang belum terdengar.

Pak Raka datang membawa lampu. Ia mendengarkan. Dari dekat bonang terdengar bunyi mungil, “Tik?” Oh! Kempyang kecil tertutup sehelai daun melati. Pak Raka mengangkat daunnya dan meletakkannya di lantai. Kempyang pun siap berbunyi.

Kempyang mengangkat suaranya yang paling bening. “Ting! Selamat malam!” Bonang diam. Kenong diam. Kempul dan gong besar berhenti bergoyang. Pak Raka memadamkan lampu. Cahaya bulan menyelimuti seluruh gamelan. Kini setiap gong sudah berkata selamat malam. Pendopo pun tidur.

Scenes

Pendopo Belum Mengantuk

Latihan sudah selesai. Para pemain pulang, dan malam masuk ke pendopo. Namun gamelan masih berkilau dan bergumam, “Belum bisa tidur. Belum semua gong bilang selamat malam.”

Latihan sudah selesai. Para pemain pulang, dan malam masuk ke pendopo. Namun gamelan masih berkilau dan bergumam, “Belum bisa tidur. Belum semua gong bilang selamat malam.”

Bonang dan Kenong

Bonang membungkuk kecil. “Selamat malam,” katanya, tong, ting, tong. Kenong menjawab dari tengah. “Selamat malam,” katanya, nong... nong... Gamelan menguap sedikit. Tetapi belum ti

Bonang membungkuk kecil. “Selamat malam,” katanya, tong, ting, tong. Kenong menjawab dari tengah. “Selamat malam,” katanya, nong... nong... Gamelan menguap sedikit. Tetapi belum tidur.

Gong-Gong Besar

Kempul bergoyang pelan. “Selamat malam,” bunyinya, pulung... Gong besar menarik napas panjang. “Selamat malam,” bunyinya, goooooong... Atap pendopo ikut bergetar. Nah, apakah sekar

Kempul bergoyang pelan. “Selamat malam,” bunyinya, pulung... Gong besar menarik napas panjang. “Selamat malam,” bunyinya, goooooong... Atap pendopo ikut bergetar. Nah, apakah sekarang semua sudah selesai? Belum. Masih ada suara kecil yang belum terdengar.

Suara yang Terlupa

Pak Raka datang membawa lampu. Ia mendengarkan. Dari dekat bonang terdengar bunyi mungil, “Tik?” Oh! Kempyang kecil tertutup sehelai daun melati. Pak Raka mengangkat daunnya dan me

Pak Raka datang membawa lampu. Ia mendengarkan. Dari dekat bonang terdengar bunyi mungil, “Tik?” Oh! Kempyang kecil tertutup sehelai daun melati. Pak Raka mengangkat daunnya dan meletakkannya di lantai. Kempyang pun siap berbunyi.

Selamat Malam, Semuanya

Kempyang mengangkat suaranya yang paling bening. “Ting! Selamat malam!” Bonang diam. Kenong diam. Kempul dan gong besar berhenti bergoyang. Pak Raka memadamkan lampu. Cahaya bulan

Kempyang mengangkat suaranya yang paling bening. “Ting! Selamat malam!” Bonang diam. Kenong diam. Kempul dan gong besar berhenti bergoyang. Pak Raka memadamkan lampu. Cahaya bulan menyelimuti seluruh gamelan. Kini setiap gong sudah berkata selamat malam. Pendopo pun tidur.

Read-aloud note

Bacakan pelan, beri jeda pada gambar, lalu kecilkan suara di akhir cerita.