Titi Belajar Pejam
Senja datang ke hutan Sulawesi.
Ages 3-4 - 1 minute read - gentle - ID
Reviewed for child-safety · gentle by design · How our stories are made
Published 2026-09-02T08:18:06.786079

Read-aloud note
Bacakan pelan, beri jeda pada gambar, lalu kecilkan suara di akhir cerita.
Story
Senja datang ke hutan Sulawesi. Burung-burung sudah diam. Daun-daun pun tenang. Tetapi mata Titi masih terbuka lebar. Bulat sekali! “Bagaimana caranya memejam?” pikir Titi.
Titi mencoba pelan-pelan. Satu mata mengecil. Mata satunya tetap bundar. “Hmm... bukan begitu.” Ia membuka keduanya lagi. Plop! Dua bulan kecil kembali bersinar.
Titi menarik napas kecil. Ia menurunkan kedua kelopak bersama-sama. Pelan... pelan... Hampir tertutup—lalu terbuka lagi! Titi tidak menyerah. “Sekali lagi.”
Sekali lagi, kedua kelopak turun. Pejam. Mata besar Titi akhirnya tertutup. Ekornya melingkar nyaman di dahan. Bulan menjaga hutan. Titi pun tidur—kecil, hangat, dan bangga.
Scenes
Mata yang Masih Terbuka

Senja datang ke hutan Sulawesi. Burung-burung sudah diam. Daun-daun pun tenang. Tetapi mata Titi masih terbuka lebar. Bulat sekali! “Bagaimana caranya memejam?” pikir Titi.
Pejam Sebelah

Titi mencoba pelan-pelan. Satu mata mengecil. Mata satunya tetap bundar. “Hmm... bukan begitu.” Ia membuka keduanya lagi. Plop! Dua bulan kecil kembali bersinar.
Pelan, Pelan, Pejam

Titi menarik napas kecil. Ia menurunkan kedua kelopak bersama-sama. Pelan... pelan... Hampir tertutup—lalu terbuka lagi! Titi tidak menyerah. “Sekali lagi.”
Berhasil!

Sekali lagi, kedua kelopak turun. Pejam. Mata besar Titi akhirnya tertutup. Ekornya melingkar nyaman di dahan. Bulan menjaga hutan. Titi pun tidur—kecil, hangat, dan bangga.
Read-aloud note
Bacakan pelan, beri jeda pada gambar, lalu kecilkan suara di akhir cerita.