Bagaimana Gurita Berganti Warna?
Pelajari cara kulit gurita mengubah tampilan warna dengan kromatofor, pigmen, dan otot kecil di kulitnya.
Ages 8-10 - 2 minute lesson - gentle - ID
Reviewed for child-safety · gentle by design · How our stories are made
Published 2026-09-02T08:18:40.621685

Quick answer
Gurita berganti warna dengan melebarkan atau mengecilkan kromatofor berisi pigmen di kulitnya menggunakan otot radial.
Lesson
Bagaimana Gurita Berganti Warna?
Blup... blup... Di balik kaca akuarium, Kai berdiri dekat Nia dan memperhatikan seekor gurita di dasar pasir. Tubuhnya pucat, hampir menyatu dengan warna pasir.
Lalu gurita itu bergerak perlahan ke arah batu berwarna karat. Lihat baik-baik: bercak merah kecokelatan dan cokelat gelap mulai muncul di mantel dan lengan-lengannya. Airnya tidak diberi cat. Warnanya sudah ada di dalam kulit gurita.
Nia mengajak Kai melihat lebih dekat, seolah-olah memakai kaca pembesar raksasa. Pada kulit yang tampak pucat, ada titik kecil berwarna gelap. Itulah kromatofor: kantong lentur berisi pigmen. Dari kantong itu, serabut otot halus menjulur ke luar seperti jari-jari roda.
Saat otot-otot itu santai, kantong pigmen tetap kecil. Warna yang terlihat di permukaan juga hanya sedikit.
Saat otot radial memendek dan menarik kantong ke banyak arah, kantong itu melebar. Pigmen yang sama menyebar menjadi lingkaran lebih besar, sehingga warnanya tampak lebih luas. Ketika otot santai lagi, kantong lentur itu mengecil kembali. Pigmen tidak hilang; bagian yang terlihat saja berubah.
Kulit gurita punya ribuan kromatofor berisi pigmen kuning, merah, dan cokelat. Sistem saraf gurita dapat mengatur banyak kromatofor sekaligus, membuat titik, garis, dan pola belang-belang. Ada juga sel lain yang memantulkan cahaya, sehingga kulit bisa tampak lebih terang atau berkilau.
Lihat baik-baik sekali lagi: bukan sulap, bukan cat dari air. Kulit gurita bekerja seperti mosaik hidup.
Lesson scenes
Pola Mulai Tampak

Blup... blup... Kai dan Nia melihat seekor gurita beristirahat di atas pasir pucat. Saat gurita itu merayap menuju batu berwarna karat, bercak merah kecokelatan dan cokelat gelap muncul di mantel serta lengan-lengannya. Tidak ada cat masuk ke air. Lihat baik-baik: warna itu memang sudah tersimpan di dalam kulit gurita, diatur oleh banyak organ kecil.
Titik Kecil Kromatofor

Sekarang pandangan diperbesar ke kulit yang tampak pucat. Di tengahnya ada satu titik kecil gelap. Titik itu adalah kromatofor, kantong lentur yang sudah berisi pigmen. Serabut otot tipis menjulur dari sekelilingnya seperti jari-jari roda. Ketika otot-otot itu sedang santai, kantong pigmen tetap kecil, jadi warna yang terlihat di permukaan hanya sedikit.
Ditarik Lebar, Warna Terlihat

Saat otot radial berkontraksi, otot-otot itu memendek dan menarik kantong pigmen ke banyak arah. Kantong yang tadinya seperti titik melebar menjadi cakram. Pigmen yang sama menutupi bagian yang lebih luas, jadi warna tampak lebih banyak. Saat otot santai lagi, kantong elastis itu mengecil. Pigmen tidak pergi ke mana-mana; luas warna yang terlihat saja yang berubah.
Ribuan Titik Menjadi Pola

Kulit gurita memiliki ribuan kromatofor dengan pigmen kuning, merah, dan cokelat. Sistem sarafnya mengatur kelompok-kelompok kromatofor itu, sehingga muncullah titik, pita, dan corak belang-belang. Ada juga lapisan sel lain yang memantulkan cahaya dan mengubah terang-gelapnya kulit. Jika semuanya bekerja bersama, kulit gurita menjadi seperti mosaik hidup yang bisa berubah dengan cepat.
Key takeaways
- Warna gurita sudah tersimpan di dalam kulitnya, bukan berasal dari cat di air.
- Kromatofor adalah kantong lentur berisi pigmen.
- Otot radial dapat menarik kromatofor hingga melebar, sehingga warna tampak lebih besar.
- Ribuan kromatofor dapat bekerja bersama untuk membuat titik, garis, dan pola.
Mini quiz
- Apa yang berubah saat kromatofor melebar?
- Apa yang menarik kantong pigmen hingga melebar?
Common questions
Apa itu kromatofor?
Kromatofor adalah kantong lentur kecil di kulit gurita yang berisi pigmen.
Apakah pigmen gurita hilang saat warna berubah?
Tidak. Pigmen tetap ada; yang berubah adalah luas pigmen yang terlihat di permukaan kulit.
Apa yang membuat kromatofor melebar?
Otot radial yang berkontraksi menarik kantong pigmen ke banyak arah hingga melebar.
Read-together tip
Ajak anak membandingkan titik kecil dan lingkaran besar di kertas untuk membayangkan bagaimana pigmen yang sama bisa terlihat lebih luas.